You are currently viewing Berbagai Jenis dan Fungsi Mixer Kue yang Wajib Kamu Tahu

Berbagai Jenis dan Fungsi Mixer Kue yang Wajib Kamu Tahu

Kunci keberhasilan nikmatnya roti dan kue bergantung pada tekstur adonan yang dibuat. Semakin adonan tercampur merata dengan komposisi yang tepat, maka akan memberikan hasil yang sempurna. Untuk membuat adonan terkadang rasanya berat dan sulit bila dilakukan secara manual atau menggunakan tangan sendiri apalagi jika adonan dalam jumlah banyak. Kini berkembangnya teknologi, semakin banyak pula peralatan dapur elektronik yang semakin canggih. Tentunya memasak semakin mudah dan menyenangkan salah satunya dengan mixer atau alat pengaduk kue. Sebagian besar penggiat roti dan kue tentu sudah tidak asing dengan alat pengaduk kue satu ini. Karena mixer bisa membantu mengaduk dan mencampur berbagai adonan roti, kue, mie dan lain-lain. Mixer sendiri bermula diciptakan pada tahun 1908 oleh Herbert Johnson. Beliau terinspirasi saat mengamati adonan roti yang diaduk menggunakan sendok logam. Kemudian tergerak untuk menciptakan alat pengaduk kue elektronik dan dibantu oleh mekaniknya. Sejak saat itu, tahun demi tahun mixer dikembangkan hingga saat ini. Fungsi mixer kue yang optimal, semakin menjadi kebutuhan untuk setiap dapur. Mixer atau alat pengaduk kue tersedia dalam beberapa jenis. Setiap mixer atau alat pengaduk kue didesain memiliki kualitas dengan spesifikasi yang berbeda.

Apa Aja Sih Fungsi Mixer Kue?

1. Membuat adonan bahan makanan

Mixer wajib untuk kamu miliki bagi yang senang membuat kue, roti, mie, dan lain – lain. Kamu akan merasakan kemudahan yang luar biasa dengan menggunakan mixer. Tinggal tuang tepung dan bahan makanan lainnya, atur kecepatan dan adonan kalis akan kamu dapatkan. Beda halnya jika kamu harus mengaduk manual menggunakan sendok atau spatula, rasanya akan lebih sulit dan tidak efisien untuk dapatkan adonan dengan tekstur yang diinginkan. Itu alasan mengapa alat pengaduk kue perlu kamu miliki.

2. Pekerjaan lebih hemat waktu dan tenaga

Dengan mixer kue, pekerjaan kamu akan lebih efisien karena kamu tidak perlu mengerluarkan usaha lebih untuk mengolah adonan. Mixer akan mempermudah kamu mencampurkan adonan tanpa perlu tenaga lebih. Kamu tak perlu bersusah payah untuk mengaduk secara manual. Kamu bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sehingga kamu bisa membuat makanan lainnya dalam satu waktu. Fungsi mixer kue satu ini sangat dibutuhkan untuk kamu penggiat kue dan roti.

3. Membuat banyak adonan sekaligus

Fungsi mixer kue diperuntukkan untuk kamu yang harus membuat adonan dalam jumlah banyak. Dengan kecepatan mixer kue yang konsisten, adonan dalam jumlah banyak pun akan lebih mudah tercampur sempurna. Beda halnya jika kamu harus mengolah manual, adonan akan lebih berat dan sulit untuk kalis atau mencapai tekstur yang diinginkan. Memakai tangan sendiri tentu memiliki keterbatasan tenaga dalam mengaduk adonan yang banyak dan berat, oleh karena itu fungsi mixer kue satu ini wajib kamu jadikan pertimbangan untuk membeli.

4. Adonan menjadi lebih sempurna dan higienis

Adonan yang diolah dengan mixer dianggap lebih sempurna dan higienis karena mixer mampu mencampur adonan secara merata dan meminimalisir kotoran masuk ke adonan. Beda halnya bila manual menggunakan tangan, banyak resiko yang bisa kamu terima. Adonan bisa tidak tercampur dengan rata sehingga akan berpengaruh pada hasil akhir serta tangan kotor karena keringat ataupun lainnya sehingga adonan tidak higienis. Maka dari itu, fungsi mixer kue satu ini sangat diandalkan untuk keberhasilan dan kebersihan makanan yang kamu buat.

Banyaknya fungsi mixer kue diatas rasanya sayang bila kamu tidak mencoba untuk mulai menggunakan mixer kue. Alat pengaduk kue tersebut juga bisa dijadikan sebagain investasi kamu untuk memulai usaha atau bisnis kuliner. Mixer memiliki berbagai jenis yang bisa kamu pilih. Nah biar kamu tidak salah membeli, berikut beberapa jenis alat pengaduk kue yang harus kamu ketahui sebelum membeli.

Jenis Mixer atau Alat Pengaduk Kue

1. Hand Mixer

Biasanya hand mixer berukuran lebih kecil dan bentuknya sederhana. Alat pengaduk kue satu ini biasanya berfungsi untuk mengaduk adonan yang ringan. Kamu perlu menggenggam hand mixer secara terus menerus hingga adonan tercampur sempurna. Hand mixer terdiri dari dua jenis, ada yang manual dan elektrik. Untuk hand mixer elektrik memiliki tingkat kecepatan yang bisa diatur seperti low, medium dan high. Sebaliknya untuk hand mixer manual kecepatan tercampurnya adonan bergantung dari tenaga yang kamu keluarkan. Keunggulan hand mixer sangat mudah untuk dibersihkan karena tidak memiliki banyak komponen. Hand mixer manual hanya perlu direndam di air dan dicuci seperti biasa. Untuk hand mixer elektrik, kamu hanya bisa melepas komponen pengaduk adonan dengan mesinnya dan mencuci bagian pengaduk adonan saja. Hand mixer cocok untuk kamu yang memiliki dapur minimalis karena tidak memerlukan banyak tempat. Bobot hand mixer juga ringan dan lebih fleksibel karena kamu bisa memakai wadah apapun untuk mencampur adonan.

2. Stand Mixer

Lain halnya dengan hand mixer, stand mixer memiliki ukuran yang lebih besar dan berat. Rangka nya kokoh dan stabil bisa berdiri sendiri. Wadah adonan yang lebih besar menyatu pada stand mixer, sehingga kamu hanya perlu menuang bahan makanan dan mengatur kecepatan serta fitur lainnya, stand mixer akan bekerja dengan sendirinya. Kamu bisa melakukan pekerjaan lainnya sambil menunggu adonan mencapai tekstur yang diinginkan. Dengan stand mixer, kamu bisa mengolah adonan dalam jumlah banyak tanpa harus ragu dengan hasilnya. Stand mixer memiliki kekuatan motor yang lebih besar. Waktu proses pengoperasiannya relatif lebih cepat. Stand mixer cocok untuk kamu yang memiliki dapur luas. Stand mixer juga memiliki dua jenis yaitu:

3. Planetary Mixer

Jenis mixer ini memiliki cara kerja seperti perputaran planet dimana beater berputar mengitari wadah atau bowl, dan wadahnya tetap diam ditempat sehingga bisa menghasilkan adonan yang lembut. Mixer jenis ini memiliki 3 fungsi pengadukan yaitu spiral untuk mengaduk adonan yang sangat kental, lalu beater untuk mengaduk adonan yang lebih keras seperti pastry, cookies, dan lainnya, serta whisk yang berguna untuk mengaduk adonan cair dan creamy seperti telur, susu segar dan lainnya. Planetary mixer cocok untuk dapur rumah tangga karena ukurannya lebih kecil dan bisa dipindahkan dengan mudah.

4. Spiral Mixer

Biasa disebut dengan dough mixer yang mampu mengaduk adonan tekstur sangat kental dan padat dalam jumlah yang banyak. Ukuran spiral mixer lebih besar dan lebih banyak digunakan untuk industri makanan. Spiral mixer dapat menghasilkan adonan yang rata sempurna. Beaternya berbentuk spiral dan saat dioperasikan bowlnya ikut bergerak bersama beater. Kamu bisa mengatur putaran beater karena bisa bergerak dua arah.

Itu dia beberapa jenis dan fungsi mixer kue yang perlu kamu tahu. Jadi mixer apa yang akan kamu beli? Brand Oxone bisa kamu jadikan opsi untuk membeli mixer yang berkualitas. Dengan fungsi mixer kue yang maksimal, tentu kamu akan siap membuat berbagai olahan adonan setiap harinya.

Penulis: Adinda Widya Des Naya

Leave a Reply